<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rispulsa  R SYSTEM</title>
	<atom:link href="http://rispulsaonline.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rispulsaonline.wordpress.com</link>
	<description>Rispulsa Online - Wujudkan Impian Anda!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jan 2010 03:36:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rispulsaonline.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e0593f4a9e7968022626cfdc2fa9deeb?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Rispulsa  R SYSTEM</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rispulsaonline.wordpress.com/osd.xml" title="Rispulsa  R SYSTEM" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rispulsaonline.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Perjalanan Menemukan Momentum Sukses</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/21/perjalanan-menemukan-momentum-sukses/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/21/perjalanan-menemukan-momentum-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 03:36:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan Menemukan Momentum Sukses Karena saya sering bertemu pengusaha-pengusaha dari berbagai skala bisnis, banyak kawan2 yang bertanya kepada saya yang baru merintis bisnis sendiri, &#8220;dari pertemuan dengan mereka, apa sih sebenarnya rahasia sukses bisnis mereka? Kenapa sih kok mereka itu bisa sukses dan bisnis mereka bisa membesar hingga skala korporasi?&#8221;. Terus terang, tidak mudah menjawab [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=200&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan Menemukan Momentum Sukses</p>
<p>Karena saya sering bertemu pengusaha-pengusaha dari berbagai skala bisnis, banyak kawan2 yang bertanya kepada saya yang baru merintis bisnis sendiri, &#8220;dari pertemuan dengan mereka, apa sih sebenarnya rahasia sukses bisnis mereka? Kenapa sih kok mereka itu bisa sukses dan bisnis mereka bisa membesar hingga skala korporasi?&#8221;.</p>
<p>Terus terang, tidak mudah menjawab pertanyaan seperti ini. Jawabannya bisa sangat panjang. Tapi kalau kalau saya boleh memberikan beberapa catatan kecil, dari yang saya dapatkan informasinya, bahwa jalan menuju sukses itu bisa beragam, sesuai pengalaman dan konteks bisnisnya masing-masing. Ini seperti pertanyaan &#8216;iklan seperti apa sih yang benar2 bisa menjual&#8217;.</p>
<p>Ada pengusaha besar relasi yang mengatakan kunci sukses berbisnis adalah &#8216;menjaga kepercayaan. Kalau kita sudah dipercaya maka kemudian muncul trust dari para mitra kita, termasuk pembeli&#8221;. Biasanya yang mengatakan seperti ini adalah pengusaha yg bisnisnya di bidang jasa dan banyak berurusan dengan klien-klien besar secara B2B. Misalnya pengusaha jasa pertambangan, jasa kontraktor, pengusaha kurir korporat, jasa keamanan, dll. Mahalahan ada yang mengatakan &#8216;kunci sukses ialah menyenangkan orang lain dan menjaga hubungan baik&#8221;. Ini tidak salah, bisa jadi karena dia banyak pelanggan korporat dan pekerjaan dia harus menservis setiap demand dari klien &#8212; dalam artian positif, bukan menyogok.</p>
<p>Sementara, bagi pengusaha sukses di bidang garmen, fashion dan consumer good, bisa jadi akan cenderung mengatakan, &#8220;inti sukses berbisnis ialah membangun merek, membangun nama baik di hadapan semua konsumen. Karena itu tugas kita adalah membangun merek agar semakin dikenal. Karena itu pula tahapan tersulit ialah membangun merek dari produk kita agar dikenal konsumen secara luas, diakui sebagai produk yang baik dan dibeli&#8221;. Pendapat ini tentu saja juga sangat betul, sesuai konteks industri yang digeluti.</p>
<p>Bahkan diantara sesama pengusaha yang bisnisnya sama-sama B2B, atau sama-sama ritel ke mass consumer pun pendapatnya masih bisa berbeda-beda. Karena momentum sukses dari masing-masing orang itu juga beragam. Kalau ada diantara kawan2 yang sudah membaca buku laris terbitan Gramedia Pustaka Utama berjudul &#8220;10 PENGUSAHA YG SUKSES MEMBANGUN BISNIS DARI 0&#8243;, ditulis Sudarmadi, disitu ada contoh menarik pengusaha Roni Lukito, pengusaha tas dari Bandung. Pak Roni ini rupanya pengusaha yang mengembangkan merek tas terkenal di Indonesia seperti Exsport, Eiger, Bodypac, dll. Beliau hanya lulusan STM tapi sukses dan punya ribuan karyawan.</p>
<p>Dari situ ketahuan, momentum yang membuat beliau bisa berkembang itu setelah dia diterima sebagai pemasok di Matahari. Seperti dijelaskan di buku itu, untuk bisa diterima sebagai pemasok Matahari ia ditolak 13 kali, tapi terus mencoba dan kemudian setelah 13 kali baru berhasil diterima. Dari sinilah ia mulai mendapatkan &#8216;ruang&#8217; untuk membuktikan bahwa produknya memang baik dan digemari konsumen. Menurut saya, meskipun beliau ini sekarang bisnisnya sudah bermacam-macam, termasuk sukses membangun sejumlah proyek perumahan mewah di Bandung, namun momentum yang membuat dia sukses ialah ketika ia diterima sebagai pemasok Matahari saat merintis bisnis tas itu. Karena dari situlah jalannya menjadi lebih lempang dan cepat. Saya kira tugas kawan2 yang ingin sukses membangun usaha sendiri ialah &#8216;menemukan momentum&#8217; seperti itu dan kalau sudah ketemu lalu menggenjotnya&#8217; . Kalau istilahnya Hermawan Kertajaya, menemukan G-Spot-nya. Kita tidak boleh lelah mencari &#8216;kendaraan&#8217; agar bisa menemukan momentum seperti itu.</p>
<p>Tentu saja kita juga harus selalu rendah hati untuk belajar dari banyak orang. Entah kebetulan atau tidak, ternyata sebagain besar pengusaha sukses juga sangat menyukai bacaan2 baru dan buku2 yang mendorong, seperti biografi mereka2 yang telah terbukti sukses. Mereka rajin menggali inspirasi dari berbagai sumber, baik dari pelakunya langsung atau pihak lain yang tahu seperti para konsultan. Saya kira pilihan &#8216;suka membaca&#8217; seperti itu bisa dimengerti karena bagi kita sendiri mungkin belum tentu bisa ketemu pengusaha besar si A, B, dan C &#8212; kalau harus mendengar dia ceramah di sebuah sesi seminar mungkin biayanya diatas Rp 2 juta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/200/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=200&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/21/perjalanan-menemukan-momentum-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ALLAH SWT&#8217;s 24 Hr Customer Service Line</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/20/allah-swts-24-hr-customer-service-line/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/20/allah-swts-24-hr-customer-service-line/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 05:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[ALLAH SWT&#8217;s 24 Hr Customer Service Line (Toll Free) Assalaamu&#8217;alaikum, Saudara-saudaraku. .. Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar ini: &#8220;Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah&#8221;. &#8220;Tekan 1 untuk &#8216;meminta&#8217;. Tekan 2 untuk &#8216;mengucap syukur&#8217;. Tekan 3 untuk &#8216;mengeluh&#8217;. Tekan 4 untuk &#8216;permintaan lainnya&#8217;.&#8221; Atau&#8230;. Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=199&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ALLAH SWT&#8217;s 24 Hr Customer Service Line<br />
(Toll Free)</p>
<p>Assalaamu&#8217;alaikum, Saudara-saudaraku. ..</p>
<p>Pernahkah Anda bayangkan bila pada saat kita berdoa, kita mendengar ini:</p>
<p>&#8220;Terima kasih, Anda telah menghubungi Baitullah&#8221;.</p>
<p>&#8220;Tekan 1 untuk &#8216;meminta&#8217;.<br />
Tekan 2 untuk &#8216;mengucap syukur&#8217;.<br />
Tekan 3 untuk &#8216;mengeluh&#8217;.<br />
Tekan 4 untuk &#8216;permintaan lainnya&#8217;.&#8221;</p>
<p>Atau&#8230;.</p>
<p>Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini:</p>
<p>&#8220;Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah sabar menunggu. Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya.&#8221;</p>
<p>Atau, bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini:</p>
<p>&#8220;Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat,</p>
<p>Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail,<br />
Tekan 2. Dengan malaikat lainnya,<br />
Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu,<br />
Tekan 4. &#8220;Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga &amp; neraka,<br />
silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!!&#8221;</p>
<p>Atau bisa juga Anda mendengar ini :</p>
<p>&#8220;Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini.<br />
Silakan mencoba kembali esok hari.&#8221;</p>
<p>atau&#8230;</p>
<p>&#8220;Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi.&#8221;</p>
<p>Alhamdulillah. .. Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelpon-Nya setiap saat!!!</p>
<p>Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar Anda.<br />
Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk.<br />
Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.</p>
<p>Ketika Anda memanggil-Nya, gunakan nomor utama ini: 24434</p>
<p>2 : shalat Subuh<br />
4 : shalat Zuhur<br />
4 : shalat Ashar<br />
3 : shalat Maghrib<br />
4 : shalat Isya</p>
<p>Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak kemashlahatannya, gunakan nomor ini : 28443483</p>
<p>2 : shalat Subuh<br />
8 : Shalat Dhuha<br />
4 : shalat Zuhur<br />
4 : shalat Ashar<br />
3 : shalat Maghrib<br />
4 : shalat Isya<br />
8 : Shalat Lail (tahajjud atau lainnya)<br />
3 : Shalat Witir</p>
<p>Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul &#8220;Al Qur&#8217;anul Karim &amp; Hadist Rasul&#8221;</p>
<p>Langsung hubungi, tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa dipungut biaya.</p>
<p>Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran hunting yang tak terbatas dan seluruhnya buka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun!!!</p>
<p>Sebarkan informasi ini kepada orang-orang di sekeliling kita.<br />
Mana tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya.</p>
<p>Sabda Rasulullah S.A.W : &#8220;Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut&#8221;<br />
7 Kalimah ALLAH:</p>
<p>1. Mengucap &#8220;Bismillah&#8221; pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.<br />
2. Mengucap &#8220;Alhamdulillah&#8221; pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.<br />
3. Mengucap &#8220;Astaghfirullah&#8221; jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.<br />
4. Mengucap &#8220;Insya-Allah&#8221; jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.<br />
5. Mengucap &#8220;La haula wala kuwwata illa billah&#8221; jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.<br />
6. Mengucap &#8220;inna lillahi wa inna ilaihi rajiun&#8221; jika menghadapi dan menerima musibah.<br />
7. Mengucap &#8220;La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah&#8221; sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya.</p>
<p>Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat. ..<br />
mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu&#8230; mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa.</p>
<p>Forward E-mail ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya-Allah ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang Anda kirim.</p>
<p>Amin&#8230;.</p>
<p>Wassalaamu&#8217;alaikum. ..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=199&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/20/allah-swts-24-hr-customer-service-line/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEBUTIR KURMA PENJEGAL DOA</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/19/sebutir-kurma-penjegal-doa/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/19/sebutir-kurma-penjegal-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 05:36:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[SEBUTIR KURMA PENJEGAL DOA Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=198&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SEBUTIR KURMA PENJEGAL DOA</p>
<p>Usai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya.</p>
<p>Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.</p>
<p>&#8220;Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT,&#8221; kata malaikat yang satu.</p>
<p>&#8220;Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram,&#8221; jawab malaikat yang satu lagi.</p>
<p>Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya. &#8220;Astaghfirullahal adzhim&#8221; ibrahim beristighfar.</p>
<p>Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya. Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda.</p>
<p>&#8220;4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua.. kemana ia sekarang ?&#8221; tanya ibrahim.</p>
<p>&#8220;Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma&#8221; jawab anak muda itu.</p>
<p>&#8220;Innalillahi wa innailaihi roji&#8217;un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?&#8221;.</p>
<p>Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan penuh minat. &#8220;Nah, begitulah&#8221; kata ibrahim setelah bercerita, &#8220;Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?&#8221;.</p>
<p>&#8220;Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dimana alamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu.&#8221;</p>
<p>Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh ibrahim.</p>
<p>4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra. Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. &#8220;Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain.&#8221;<br />
&#8220;O, tidak&#8230;, sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas..&#8221;</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu berhati-hatilah dgn makanan yg masuk ke tubuh kita, sudah halal-kah? lebih baik tinggalkan bila ragu-ragu&#8230; Apabila anda mempunyai teman atau saudara yang anda sayangi forward-lah e-mail ini. &#8220;</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=198&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/19/sebutir-kurma-penjegal-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sel Kanker</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/18/sel-kanker/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/18/sel-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 04:54:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Baca, ketahui kemudian pertimbangkan hal ini ? 1. Setiap orang mempunyai sel kanker di dalam tubuh. Sel-sel kanker ini tidak terlihat dalam tes standard hingga mereka berkembang biak menjadi bermilyar milyar. Ketika dokter mengatakan kepada pasien kanker bahwa tidak ada lagi sel kanker di tubuh mereka setelah perawatan, itu berarti bahwa tes yang dilakukan tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=197&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baca, ketahui kemudian pertimbangkan hal ini ?</p>
<p>1. Setiap orang mempunyai sel kanker di dalam tubuh. Sel-sel kanker ini tidak terlihat dalam tes standard hingga mereka berkembang biak menjadi bermilyar milyar. Ketika dokter mengatakan kepada pasien kanker bahwa tidak ada lagi sel kanker di tubuh mereka setelah perawatan, itu berarti bahwa tes yang dilakukan tidak mampu mendeteksi sel kanker karena sel kanker tersebut tidak sampai pada jumlah yang dapat diprediksi.</p>
<p>2. Kanker sel terjadi antara 6 sampai 10 kali di dalam hidup manusia.</p>
<p>3. Ketika kekebalan tubuh manusia kuat, sel-sel kanker akan rusak dan dicegah dari pembiakan dan pembentukan tumor.</p>
<p>4. Ketika seseorang mengidap kanker, diindikasikan orang tersebut mempunyai beragam gangguan nutrisi. Hal ini bisa disebabkan oleh factor genetik, lingkungan, makanan dan gaya hidup.</p>
<p>5. Untuk menanggulangi beragam gangguan nutrisi, mengubah diet dan termasuk suplemen akan menguatkan kekebalan imun.</p>
<p>6. Kemoterapi melibatkan sel kanker beracun yang tumbuh dengan cepat dan juga merusak sel sehat yang tumbuh dengan cepat di sumsum tulang, organ bagian dalam dan dapat menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dsb.</p>
<p>7. Radiasi ketika menghancurkan sel kanker, juga membakar dan merusak sel sehat, jaringan dan organ.</p>
<p>8. Perawatan awal dengan kemoterapi dan radiasi akan sering mengurangi ukuran tumor. Akan tetapi penggunaan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak menghasilkan kehancuran tumor.</p>
<p>9. Ketika tubuh telah banyak mempunyai racun yang terbakar akibat kemoterapi dan radiasi, sistem imun yang dibinasakan karenanya akan lemah dari berbagai macam infeksi dan komplikasi.</p>
<p>10. Kemoterapi dan radiasi bisa mengakibatkan sel kanker bermutasi dan menjadi bersifat menentang serta sulit dihancurkan. Pembedahan juga dapat mengakibatkan sel kanker menyebar ke bagian lain.</p>
<p>11. Sebuah cara yang efektif adalah membuat sel kanker lapar dengan cara tidak memberinya makanan yang dapat menyebabkannya berkembang biak.</p>
<p>12.Protein hewani sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang tidak dicerna secara sempurna, sisanya di dalam isi perut menjadi antaran untuk membangun racun.</p>
<p>13. Dinding kanker dialasi oleh protein yang tangguh. Mempertahankan diri dengan memakan sedikit daging dapat membebaskan enzim untuk melawan dinding protein sel kanker dan membiarkan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker.</p>
<p>14. Beberapa suplemen membangun kekebalan imun (IP6, Flor-ssence, Essiac, anti oksidan, vitamin, mineral, EFA, dll) dan memungkin kan sel pembunuh dalam tubuh menghancurkan sel kanker. Suplemen-suplemen lain seperti vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau pemrograman kematian sel, metode tubuh normal dari penempatan sel yang rusak, tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan.</p>
<p>15. Kanker adalah penyakit pikiran, tubuh dan jiwa. Semangat yang proaktif dan positif akan membuat selamat. Kemarahan, tidak memaafkan dan kepahitan menempatkan tubuh ke dalam keadaan penuh stress. Belajarlah mempunyai semangat mencintai dan memaafkan. Belajarlah santai dan menikmati hidup.</p>
<p>16. Kanker sel tidak dapat tumbuh dengan subur dalam lingkungan beroksigen. Berolahraga setiap hari, dan bernapas dengan dalam membantu mendapatkan oksigen lebih banyak. Terapi oksigen adalah cara lain untuk menghancurkan sel kanker.</p>
<p>SEL KANKER HIDUP DENGAN:</p>
<p>a. Gula adalah umpan kanker . Dengan mengurangi gula, berarti juga mengurangi suplai makanan penting bagi sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dengan aspartam dan itu berbahaya. Pengganti alami yang lebih baik dapat berupa madu atau tetes tebu tetapi dalam jumlah yang amat sedikit. Garam meja mempunyai tambahan kimia untuk membuat warnanya putih. Alternatif yang lebih baik adalah dengan garam laut.</p>
<p>b. Susu membuat tubuh memproduksi mucus, terutama di organ bagian dalam. Kanker diumpan oleh mucus. Dengan mengurangi susu dan menggantikan dengan susu kedelai tawar sel kanker akan kelaparan.</p>
<p>c. Sel kanker tumbuh dengan subur di lingkungan asam. Diet anti daging adalah bersifat asam, yang terbaik adalah memakan ikan dan ayam daripada daging sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotik ternak yang menumbuhkan hormon dan parasit yang berbahaya, terutama bagi penderita kanker.</p>
<p>d. Diet dengan 80% sayur dan buah segar , biji-bijian dan kacang-kacangan membantu tubuh dalam lingkungan alkalin. 20%nya bisa diperoleh dari makanan matang termasuk kacang. Sayur segar menyediakan enzim hidup yang mudah diserap dalam 15 menit untuk memelihara dan meningkatkan pertumbuhan sel sehat. Untuk memperoleh enzim hidup untuk membangun sel sehat, cobalah minum jus sayur segar (semua sayuran termasuk kacang2an) dan makan sayuran mentah 2 atau 3 kali sehari. Enzim rusak pada temperature 104 derajat Farenheit atau 40 derajat Celcius.</p>
<p>e. Hindari kopi, teh, dan coklat yang mempunyai kafein tinggi . Teh hijau adalah alternative terbaik yang mempunyai sel penumpas kanker. Yang terbaik meminum air bersih atau air yang telah disaring untuk menghindari racun dan logam berat dalam air ledeng.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=197&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/18/sel-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah &#8220;YU TIMAH&#8221;</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/14/kisah-yu-timah/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/14/kisah-yu-timah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 02:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Kisah &#8220;YU TIMAH&#8221; (dicuplik dari RESONANSI &#8211; Republika Desember 2006/Ahmad Tohari) Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang kini sudah berakhir. Empat kali menerima SLT selama satu tahun jumlah uang yang diterima Yu Timah dari pemerintah sebesar Rp 1,2 juta. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=194&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah &#8220;YU TIMAH&#8221;</p>
<p>(dicuplik dari RESONANSI &#8211; Republika Desember 2006/Ahmad Tohari)</p>
<p>Ini kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang kini sudah berakhir. Empat kali menerima SLT selama satu tahun jumlah uang yang diterima Yu Timah dari pemerintah sebesar Rp 1,2 juta.<br />
Yu Timah adalah penerima SLT yang sebenarnya. Maka rumahnya berlantai tanah, berdinding anyaman bambu, tak punya sumur sendiri. Bahkan status tanah yang di tempati gubuk Yu Timah adalah bukan milik sendiri.<br />
Usia Yu Timah sekitar lima puluhan, berbadan kurus dan tidak menikah.<br />
Barangkali karena kondisi tubuhnya yang kurus, sangat miskin, ditambah yatim sejak kecil, maka Yu Timah tidak menarik lelaki manapun. Jadilah Yu Timah perawan tua hingga kini. Dia sebatang kara. Dulu setelah remaja Yu Timah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta. Namun, seiring usianya yang terus meningkat, tenaga Yu Timah tidak laku di pasaran pembantu rumah tangga. Dia kembali ke kampung kami. Para tetangga bergotong royong membuatkan gubuk buat Yu Timah bersama emaknya yang sudah sangat renta. Gubuk itu didirikan di atas tanah tetangga yang bersedia menampung anak dan emak yang sangat miskin itu.<br />
Meski hidupnya sangat miskin, Yu Timah ingin mandiri. Maka ia berjualan nasi bungkus. Pembeli tetapnya adalah para santri yang sedang mondok di pesantren kampung kami. Tentu hasilnya tak seberapa. Tapi Yu Timah bertahan. Dan nyatanya dia bisa hidup bertahun-tahun bersama emaknya.<br />
Setelah emaknya meninggal Yu Timah mengasuh seorang kemenakan. Dia biayai anak itu hingga tamat SD. Tapi ini zaman apa. Anak itu harus cari makan.<br />
Maka dia tersedot arus perdagangan pembantu rumah tangga dan lagi-lagi terdampar di Jakarta. Sudah empat tahun terakhir ini Yu Timah kembali hidup sebatang kara dan mencukupi kebutuhan hidupnya dengan berjualan nasi bungkus. Untung di kampung kami ada pesantren kecil. Para santrinya adalah anak-anak petani yang biasa makan nasi seperti yang dijual Yu Timah.<br />
Kemarin Yu Timah datang ke rumah saya. Saya sudah mengira pasti dia mau bicara soal tabungan. Inilah hebatnya. Semiskin itu Yu Timah masih bisa menabung di bank perkreditan rakyat syariah di mana saya ikut jadi pengurus. Tapi Yu Timah tidak pernah mau datang ke kantor. Katanya, malu sebab dia orang miskin dan buta huruf. Dia menabung Rp 5.000 atau Rp 10 ribu setiap bulan. Namun setelah menjadi penerima SLT Yu Timah bisa setor tabungan hingga Rp 250 ribu. Dan sejak itu saya melihat Yu Timah memakai cincin emas. Yah, emas. Untuk orang seperti Yu Timah, setitik emas di jari adalah persoalan mengangkat harga diri. Saldo terakhir Yu Timah adalah Rp 650 ribu.<br />
Yu Timah biasa duduk menjauh bila berhadapan dengan saya. Malah maunya bersimpuh di lantai, namun selalu saya cegah.<br />
&#8221;Pak, saya mau mengambil tabungan,&#8221; kata Yu Timah dengan suaranya yang kecil.<br />
&#8221;O, tentu bisa. Tapi ini hari Sabtu dan sudah sore. Bank kita sudah tutup. Bagaimana bila Senin?&#8221;<br />
&#8221;Senin juga tidak apa-apa. Saya tidak tergesa.&#8221;<br />
&#8221;Mau ambil berapa?&#8221; tanya saya.<br />
&#8221;Enam ratus ribu, Pak.&#8221;<br />
&#8221;Kok banyak sekali. Untuk apa, Yu?&#8221;<br />
Yu Timah tidak segera menjawab. Menunduk, sambil tersenyum malu-malu.<br />
&#8221;Saya mau beli kambing kurban, Pak. Kalau enam ratus ribu saya tambahi dengan uang saya yang di tangan, cukup untuk beli satu kambing.&#8221;<br />
Saya tahu Yu Timah amat menunggu tanggapan saya. Bahkan dia mengulangi kata-katanya karena saya masih diam. Karena lama tidak memberikan tanggapan, mungkin Yu Timah mengira saya tidak akan memberikan uang tabungannya. Padahal saya lama terdiam karena sangat terkesan oleh keinginan Yu Timah membeli kambing kurban.<br />
&#8221;Iya, Yu. Senin besok uang Yu Timah akan diberikan sebesar enam ratus ribu. Tapi Yu, sebenarnya kamu tidak wajib berkurban. Yu Timah bahkan wajib menerima kurban dari saudara-saudara kita yang lebih berada. Jadi, apakah niat Yu Timah benar-benar sudah bulat hendak membeli kambing kurban?&#8221;<br />
&#8221;Iya Pak. Saya sudah bulat. Saya benar-benar ingin berkurban. Selama Ini memang saya hanya jadi penerima. Namun sekarang saya ingin jadi pemberi daging kurban.&#8221;<br />
&#8221;Baik, Yu. Besok uang kamu akan saya ambilkan di bank kita.&#8221;<br />
Wajah Yu Timah benderang. Senyumnya ceria. Matanya berbinar. Lalu minta diri, dan dengan langkah-langkah panjang Yu Timah pulang.<br />
Setelah Yu Timah pergi, saya termangu sendiri. Kapankah Yu Timah mendengar, mengerti, menghayati, lalu menginternalisasi ajaran kurban yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim? Mengapa orang yang sangat awam itu bisa punya keikhlasan demikian tinggi sehingga rela mengurbankan hampir seluruh hartanya? Pertanyaan ini muncul karena umumnya ibadah haji yang biayanya mahal itu tidak mengubah watak orangnya. Mungkin saya juga begitu. Ah, Yu Timah, saya jadi malu. Kamu yang belum naik haji, atau tidak akan pernah naik haji, namun kamu sudah jadi orang yang suka berkurban. Kamu sangat miskin, tapi uangmu tidak kaubelikan makanan, televisi, atau pakaian yang bagus. Uangmu malah kamu belikan kambing kurban. Ya, Yu Timah. Meski saya dilarang dokter makan daging kambing, tapi kali ini akan saya langgar. Saya ingin menikmati daging kambingmu yang sepertinya sudah berbau surga. Mudah-mudahan kamu mabrur sebelum kamu naik haji.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=194&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/14/kisah-yu-timah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/12/aku-selalu-menyukai-apapun-yang-aku-dapatkan/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/12/aku-selalu-menyukai-apapun-yang-aku-dapatkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 04:24:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN. Kata-Kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=193&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU<br />
AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.</p>
<p>Kata-Kata di atas merupakan wujud syukur.<br />
Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.<br />
Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia.<br />
Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita.<br />
Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.</p>
<p>Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.</p>
<p>Pertama :<br />
Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan,bukan pada apa yang kita miliki.<br />
Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik.<br />
Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi target dan keinginan.<br />
Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang.<br />
Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya.<br />
Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan ..<br />
Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi.<br />
Jadi, betapa pun banyak yang kita miliki, kita tak pernah menjadi &#8220;KAYA&#8221; dalam arti yang sesungguhnya.</p>
<p>Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang &#8221;kaya&#8221;.<br />
Orang yang &#8221;kaya&#8221; bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.<br />
Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram.<br />
Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki.</p>
<p>Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.</p>
<p>Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.</p>
<p>Seorang pengarang pernah mengatakan, &#8221;Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.&#8221; Ini perwujudan rasa syukur.</p>
<p>Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria.<br />
Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.</p>
<p>Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah :<br />
Kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain.<br />
Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.</p>
<p>Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah.<br />
Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar.</p>
<p>Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya.<br />
Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan.<br />
Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.<br />
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.</p>
<p>Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, &#8221;Lulu, Lulu.&#8221;<br />
Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini.<br />
Si dokter menjawab, &#8221;Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.&#8221; Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, &#8221;Lulu, Lulu&#8221;. &#8221;Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?&#8221; tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab,<br />
&#8216;Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.&#8221;</p>
<p>Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.<br />
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.<br />
Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, &#8221;Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.&#8221;</p>
<p>Bersyukurlah !</p>
<p>Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan&#8230;.<br />
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan ?</p>
<p>Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu &#8230;<br />
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar &#8230;</p>
<p>Bersyukurlah untuk masa-masa sulit &#8230;<br />
Di masa itulah kamu tumbuh &#8230;</p>
<p>Bersyukurlah untuk keterbatasanmu &#8230;<br />
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang &#8230;</p>
<p>Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru &#8230;<br />
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu &#8230;</p>
<p>Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat &#8230;<br />
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga &#8230;</p>
<p>Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih &#8230;<br />
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan &#8230;</p>
<p>Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik&#8230;<br />
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut&#8230;</p>
<p>Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif &#8230;</p>
<p>Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/193/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=193&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/12/aku-selalu-menyukai-apapun-yang-aku-dapatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Kegagalan</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/04/belajar-dari-kegagalan/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/04/belajar-dari-kegagalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 06:25:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Peristiwanya tidaklah penting. Tapi, respon pada peristiwa itu adalah segala-galanya&#8221; (I Ching). Kegagalan menjadi teman akrab dalam kehidupan kita. Siapa yang merasa tidak pernah mengalami kegagalan dalam hidup ini satu kali pun? Hampir dipastikan tidak ada seorang pun. Ada beragam sikap menghadapi kegagalan. Sering dalam menghibur kawan yang gagal, kita melontarkan ucapan umum, seperti &#8220;kegagalan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=192&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Peristiwanya tidaklah penting. Tapi, respon pada peristiwa itu adalah segala-galanya&#8221; (I Ching).</p>
<p>Kegagalan menjadi teman akrab dalam kehidupan kita. Siapa yang merasa tidak pernah mengalami kegagalan dalam hidup ini satu kali pun? Hampir dipastikan tidak ada seorang pun.</p>
<p>Ada beragam sikap menghadapi kegagalan. Sering dalam menghibur kawan yang gagal, kita melontarkan ucapan umum, seperti &#8220;kegagalan adalah sukses yang tertunda&#8221; atau &#8220;kegagalan adalah awal kesuksesan&#8221; dan sebagainya. Tentu saja, mantra positif itu diucapkan dengan tulus dan menambah semangat. Namun, kalimat itu sering kita pakai lantaran kita tidak tahu apa yang harus kita katakan. Jadi, sekadar menghibur.</p>
<p>Sebenarnya, memiliki perbendaharaan dan frame positif tentang kegagalan merupakan salah satu benteng kokoh menghadapi serangan &#8216;virus kegagalan&#8217; dalam hidup kita.</p>
<p>Sejarah mempunyai 1001 bukti. Banyak tokoh dunia sukses bukan karena mereka tidak pernah gagal. Tetapi, bagaimana mereka merespons, berpikir, bertindak, dan menyikapi kegagalan itulah yang justru mengantarkan mereka pada puncak kesuksesan. Jatuh bangun adalah proses biasa dalam meraih kesuksesan. Seperti puncak gunung tak akan dicapai tanpa melalui jalan naik-turun nan terjal. Bahkan, belukar dan kebuntuan jalan.</p>
<p>Setiap dari kita, termasuk Anda, perlu memiliki sebuah perbendaharaan atau pun referensi yang bisa kita jadikan pegangan saat mengalami kegagalan. Winston Churchill, misalnya, ia mengaku doyan membaca biografi tokoh terkenal saat semangatnya sedang turun. Buku itu membuat semangatnya bangkit. Ia merasa diteguhkan saat dirinya lemah dan tak berdaya.</p>
<p>Tak heran, salah satu nukilan pidatonya yang populer Never give up bisa jadi berasal dari penggalian inspirasi buku-buku itu. Memang, semangat itu menular seperti layaknya kemalasan juga sering menular. Janganlah jemu menimba energi-energi positif dari banyak hal, termasuk dari bacaan.</p>
<p>Kali ini, ada referensi menarik dari Joey Green dalam tulisannya berjudul The road to success is paved with failure. Tulisan Joey Green ini menjadi inspirasi penting untuk menghadapi kegagalan. Green berhasil menuliskan berbagai kisah maupun daftar orang yang sukses secara luar biasa setelah mengalami berbagai kekalahan pahit.</p>
<p>Di bidang bisnis, Joey Green memberi contoh kisah Walt Disney yang sempat saya singgung pekan lalu. Perusahaan animasi pertama Disney pernah pailit. Tapi, Disney mampu bangkit dan betapa besar bisnis hiburan yang ditawarkan dunia Disney sekarang ini.</p>
<p>Ada juga Tom Monaghan. Dalam 20 tahun usahanya, ia bangkrut dua kali. Ia kehilangan hak kendali atas bisnisnya. Ia juga dituntut atas pelanggaran hak cipta. Namun, belakangan bisnisnya malah meroket dengan Domino&#8217;s Pizza-nya.</p>
<p>Ada lagi Fred Smith, orang yang hanya mendapat C dalam salah satu proyeknya di Yale saat menuliskan idenya tentang jasa pengiriman semalam. Tapi, nilai itu tidak sebanding dengan Federal Express, industri raksasa pengiriman barang yang mendunia. Padahal ide itu pernah diacuhkan oleh gurunya.</p>
<p>Demikian juga perusahaan minuman Coca-Cola. Pada tahun pertama, Coca-Cola hanya mampu menjual 400 botol. Tapi, sekarang Coca-Cola ada di mana-mana. Bahkan, tidak ada satu daerah pun yang tidak pernah kemasukan penetrasi Coca-Cola. Bahkan, gelombang Coca-Cola menjadi simbol nyata globalisasi yang sedang berlangsung.</p>
<p>Alami penolakan</p>
<p>Sementara itu, Chester Carlson mencoba temuannya ke sekitar 20 perusahaan pada tahun 1940-an. Setelah bertahun-tahun mengalami penolakan, ia berhasil meyakinkan Haloid, perusahaan kecil di Rochester.</p>
<p>Haloid kemudian menjadi salah satu perusahaan raksasa untuk mesin fotokopi elektrostatik bernama XEROX Corporation. Ada lagi Henry Ford. Dalam tiga tahun pertama membangun bisnisnya di bidang otomotif, Ford bangkrut dua kali. Namun, kegigihannya membuatnya dikenal dengan simbol mobil-mobil mewah bergengsi.</p>
<p>Selain di bidang bisnis, Joey Green memberi contoh di bidang kesusastraan, perfilman, olah raga, dan nyanyian. Sebut saja Elvis Presley. Gurunya pernah memberinya nilai C dengan nada menghina saat ia duduk di L.C. Humes High School di Memphis.</p>
<p>Guru itu mencap dirinya sama sekali tidak bisa bernyanyi. Tapi, kini Elvis Presley menjadi penyanyi legendaris. Ada Michael Jordan yang pernah ditolak saat mau bergabung dengan klub basket sekolahnya. Tapi, Jordan pun jadi ikon bola basket legendaris.</p>
<p>Beatles juga pernah ditolak pada 1962 oleh dapur rekaman Decca, Pey, Philips, Columbia, dan HMV Labels. Juga Sigmun Freud yang buku karyanya hanya laku 600 buah dengan hanya mengantongi royalti US$250. Tapi, Freud dikenang sebagai Bapak Psikologi ternama.</p>
<p>Aktor Sylvester Stallone semasa kecil pernah dikeluarkan dari 13 sekolah dalam rentang 11 tahun. Profesornya di Universitas Miami mengolok-olok dirinya tidak berbakat akting. Ia juga manjadi bahan tertawaan saat memainkan peran di film Dog Day Afternoon, Serpico, dan The GodFather. Naskah filmnya Rocky ditolak oleh nyaris semua perusahaan. Tapi, sebuah perusahaan menerimanya dengan syarat Stallone tidak boleh main di dalamnya.</p>
<p>Ada lagi Rudyard Kipling. Ia pernah menulis cerita dan mengirimkannya ke sebuah surat kabar di California pada 1888. Tapi, sang editor menolak. &#8220;Maaf Mr. Kipling. Anda tampaknya tidak tahu bagaimana menggunakan bahasa Inggris dengan baik,&#8221; kata editor itu. Belakangan, ia merupakan salah satu peraih nobel di bidang sastra pada 1907.</p>
<p>Nah, masih banyak contoh lainnya. Anda pun bisa melihat sendiri orang-orang serupa di sekitar Anda. Ada satu benang merah yang menarik. Saat Anda mengalami kegagalan, jangan kalang kabut. Jangan biarkan energi Anda habis terkuras hanya karena terbekap kegagalan.</p>
<p>Sungguh sangat arogan jika kita selalu berharap semua berjalan mulus tanpa kendala. Ambillah medali kemenangan dari setiap kegagalan yang kita alami. Kita tidak mungkin sukses tanpa memiliki keberanian untuk gagal.</p>
<p>Lihatlah mereka yang sukses itu. Mereka melewati berbagai tantangan dan kesulitan dengan jiwa besar. Kegagalan paling buruk adalah mereka yang mencoba, lalu kalah dan menyerah. Dag Hammarskjold pernah bilang, jangan pernah mengukur tinggi sebuah gunung sebelum Anda mencapai puncaknya. Karena, Anda kemudian akan melihat betapa rendahnya gunung itu. Tak ada kata menyerah!</p>
<p>Sumber: Belajar dari kegagalan oleh Anthony Dio Martin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/192/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=192&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2010/01/04/belajar-dari-kegagalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Killer Statement</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/31/killer-statement/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/31/killer-statement/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 02:49:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Killer Statement Ada sebuah istilah komunikasi negatif dalam Kecerdasan Emosional yang disebut killer statement. Apa itu killer statement? Gampangnya, killer statement itu adalah segala bentuk pernyataan kita yang kita keluarkan, sadar maupun tidak, tetapi melukai dan mampu merusak mental maupun semangat orang lain. Jenis-jenis killer statement ini, tanpa sadar kita dengar setiap hari, atau barangkali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=191&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Killer Statement</p>
<p>Ada sebuah istilah komunikasi negatif dalam Kecerdasan Emosional yang disebut killer statement. Apa itu killer statement? Gampangnya, killer statement itu adalah segala bentuk pernyataan kita yang kita keluarkan, sadar maupun tidak, tetapi melukai dan mampu merusak mental maupun semangat orang lain.</p>
<p>Jenis-jenis killer statement ini, tanpa sadar kita dengar setiap hari, atau barangkali tanpa sadar kita keluarkan dengan maksud bercanda, memotivasi, tapi justru merusak. Nah, kalimat-kalimat perusak jiwa yang menghasilkan perasaan yang negatif pada diri seseorang itulah yang seringkali kita sebut killer statement.</p>
<p>Menariknya, sejarah dunia komik pun pernah mencatat akibat buruk dari killer statement yang pernah diterima oleh dua anak bernama Jerry Siegel dan Joe Shuster. Kisahnya begini. Di masa depresi yang melanda Amerika pada 1933, Jeery Siegel mempunyai ide menciptakan seorang tokoh pahlawan anak-anak yang mempunyai kemampuan luar biasa.</p>
<p>Tenaganya lebih kuat dari besi, bisa terbang dan asalnya dari planet lain. Maka, bersama dengan temannya yakni Joe Shuster yang pandai melukis, diciptakanlah untuk pertama kalinya gambaran manusia baja tersebut. Tetapi gambaran komik manusia super itu tidaklah begitu menarik. Kecaman dan kritikan diterima.</p>
<p>Selama enam tahun berturut-turut komiknya pun ditolak sana-sini. Hingga akhirnya, puncak kehancuran mental Siegel dan Shuster terjadi saat mereka mendengar ada editor dari Detective Comics yang membutuhkan komik strips. Lantas mereka pun mencoba menjual kepada mereka.</p>
<p>Tapi, saat membuka-buka dan menlihat gambaran komik mereka, para editor pun tertawa dan berkata, &#8220;Wah, nggak akan ada yang percaya dengan ide komik seperti ini. Gambarnya murahan dan tak mungkin laku dijual&#8221;. Maka, karena sudah terlalu frustrasi dengan penolakan dan kalimat yang menghancurkan itu, Shuster dan Siegel akhirnya sepakat menjual komik serta segala hak ciptanya kepada Detective Comics hanya senilai US$130.</p>
<p>Perhatikan baik-baik, hanya seharga US$130 ! Tapi, itulah kesalahan terbesar Siegel dan Shuster akibat terlalu mendengarkan killer statement yang diterimnya. Karena, beberapa saat setelah komiknya dibeli, karakter komiknya ternyata menjadi pujaan. Anda pasti bisa menebak. Itulah tokoh Superman, manusia Krypton dengan kemampuan terbang, penglihatan super serta kekuatan fisik yang luar biasa.</p>
<p>Komik Superman menjadi begitu laris, hingga difilmkan, karakternya menjadi tokoh idola anak-anak. Sementara Shuster dan Siegel, penciptanya yang pertama, hanya bisa gigit jari. Tokoh Superman menjadi populer dan meraup keuntungan miliaran dolar AS. Tapi tokoh penciptanya hanya mendapat US$130, bahkan hidup dalam utang dan kemiskinan.</p>
<p>Untungnya, pada 1975 setelah mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari publik yang menganggap Detective Comics tidak berperikemanusiaan dengan membiarkan pencipta Superman hidup dalam miskin, akhirnya Detective Comics sepakat memberikan jaminan finansial. Tetapi, kalau kita melihat kembali, itulah harga dari sebuah killer statement yang telah menghancurkan karir dan kehidupan dua orang bocah bernama Shuster dan Siegel.</p>
<p>Pembaca, kisah ini kiranya membuat kita sadar akan bahaya dari killer statement dalam hubungan interpersonal kita. Memang, kadang killer statement ini diucapkan tidak dengan intensi yang negatif, tapi dampaknya, sungguh merusak! Namun, bisa juga killer statement ini diucapkan dengan maksud khusus untuk menjatuhkan mental orang yang mendengarnya.</p>
<p>Tip penting</p>
<p>Untuk itu, ada beberapa tip penting bagi kita. Pertama, hati-hati dengan killer statement yang mungkin kita ucapkan baik kepada anak kita, pasangan hidup kita, rekan kerja maupun bawahan kita. Killer statement ini menunjukkan bahwa kalimat yang diucapkan tanpa pertimbangan, bisa membunuh potensi, kemampuan maupun karakter baik seseorang.</p>
<p>Karena itu, kalaupun Anda sedang stress, sedang tidak dalam kondisi mood untuk bicara, merasa tidak puas dengan hasilnya, ataupun merasa tidak suka dengan apa yang Anda saksikan, usahakan untuk menghindari menggunakan kalimat yang bernada menghancurkan atau mencela.</p>
<p>Kedua, kita sendiri sebagai orang yang akan dan biasa menerima killer statement dari orang-orang di sekitar kita, lebih baik kita siapkan anti virus bagi kita sendiri. Anti virus ini berisi kalimat lain yang kita ucapkan pada diri kita sendiri, meskipun orang lain sudah mengatakan killer statement itu kepada kita.</p>
<p>Dalam workshop Kecerdasan Emosional yang kami lakukan, salah satu latihan yang kami berikan adalah dengan menggunakan kalimat penguatan positif yang cepat menetralkan meskipun orang lain telah mengatakan hal yang buruk kepada Anda.</p>
<p>Menariknya, juga di salah satu acara kontes menyanyi, ada seorang penyanyi kodang yang sudah tua, tapi diundang menjadi tamu untuk juri. Saat itu ada seorang penyanyi yang mendapat penilaian buruk dan akhirnya tersingkir. Saat sebelum mundur, si penyanyi tua ini memberikan nasihat, &#8220;Jangan pedulikan hasil penilaian ini buatmu. Yang penting adalah kuatkanlah dirimu terus. Sayapun tidak pernah menjuarai kontes menyanyi, toh dengan kegigihan, saya bisa menjadi seorang penyanyi. Teruslah berlatih dan buktikan dirimu bisa berhasil&#8221;. Wow, mata saya berkaca-kaca mendengar motivasi dari sang artis dan bintang penyanyi tua ini.</p>
<p>Sungguh suatu kata-kata penguatan yang luar biasa. Andapun harus mengatakan hal yang sama kepada diri Anda, saat Anda diberikan kata-kata negatif ataupun killer statement. Ingatlah pembaca, jangan sampai potensi dan kemampuan Anda dirusak oleh kata-kata dari kalimat orang yang tidak bertanggung jawab. Merekalah yang sebenarnya punya masalah dengan diri mereka. Jangan biarkan mereka merusak diri Anda.<br />
Jangan biarkan mereka mencuri mimpi Anda.</p>
<p>Sumber: Killer Statement oleh Anthony Dio Martin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=191&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/31/killer-statement/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karyawan Baru</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/30/karyawan-baru/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/30/karyawan-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 05:52:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Karyawan Baru Lely kemarin mewawancarai seorang calon karyawati yang akan ditempatkan di bagian keuangan, karena kebetulan karyawan yang lama akan keluar. Calon karyawati yang bernama Rosa ini sudah pernah bekerja selama satu tahun di perusahaan lain. Setelah wawancara pertama dan kedua, Rosa dinilai cukup memenuhi syarat. Karena itu dia dinyatakan diterima dan harus mulai training. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=190&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karyawan Baru</p>
<p>Lely kemarin mewawancarai seorang calon karyawati yang akan ditempatkan di bagian keuangan, karena kebetulan karyawan yang lama akan keluar. Calon karyawati yang bernama Rosa ini sudah pernah bekerja selama satu tahun di perusahaan lain.</p>
<p>Setelah wawancara pertama dan kedua, Rosa dinilai cukup memenuhi syarat. Karena itu dia dinyatakan diterima dan harus mulai training. Memang waktunya mendesak. Karyawan lama akan segera keluar dalam waktu dua hari lagi. Maka Rosa segera harus training, lalu keesokan harinya akan melakukan serah terima tugas dengan karyawan lama yang akan keluar.</p>
<p>Keesokan harinya Rosa mulai training. Karyawan lama tadi menceritakan laporan apa saja yang harus dibuat dan bagaimana proses kerjanya. Tapi sepertinya perhatian Rosa kurang fokus. Rosa sering memotong perkataan karyawan lama tersebut dengan kesimpulan sendiri. Rosa bersikap sudah sangat biasa mengerjakan laporan keuangan seperti itu.</p>
<p>Rosa mengatakan sudah berpengalaman di bidang pembuatan laporan keuangan dan laporan pajak. Tapi anehnya, kesimpulan Rosa sering salah. Dari jawaban yang diberikan, tampaknya Rosa kurang mengerti.</p>
<p>Misalnya, perusahaan ini adalah perusahaan jasa, tapi Rosa malah berkali-kali menanyakan masalah stok barang. &#8220;Jadi bagaimana saya mengisinya? Kan ada kolom stok barang? Kan harus diisi?&#8221;, begitu jawaban Rosa. Rupanya Rosa sama sekali tidak memiliki pengetahuan mengenai apa yang disebut perusahaan jasa.</p>
<p>Bahkan ketika dijelaskan bahwa dalam perusahaan jasa tidak ada stok barang, Rosa tetap tidak mau mengerti karena menurutnya dalam laporan keuangan harus ada laporan stok barang.</p>
<p>Ketika ditanya apakah dia sudah mengerti kapan dan bagaimana harus membuat laporan pajak tiap bulan, Rosa menjawab dengan cepat dan mantap, tapi jawabannya salah semua. Rosa berkata laporan pajak tidak perlu tiap bulan, padahal laporan pajak harus dibuat tiap bulan.</p>
<p>Lely berada di situ dan mendengarkan semua pembicaraan mereka. Lely juga sangat terkejut ketika Rosa menanyakan kepada karyawan lama tersebut apakah gajinya bisa dinaikkan karena tidak sesuai dengan yang dimintanya.</p>
<p>Lely heran. Kemarin dia sudah memberitahukan gaji yang akan diterima Rosa, dan dia sudah menanyakan apakah Rosa setuju. Kemarin Rosa berkata dia tidak keberatan sama sekali. Dia bersedia menerima jumlah gaji yang ditawarkan perusahaan. Tapi hari ini Rosa mengeluhkan hal itu. Sikap Rosa berubah-ubah. Bahkan Rosa sempat bertanya kepada karyawan lama ini apakah dia boleh berhenti bekerja meski belum tiga bulan?</p>
<p>Lely bingung melihat Rosa. Benar-benar berminat bekerja atau tidak? Kok belum apa-apa sudah bertanya apakah boleh keluar meskipun belum tiga bulan? Lely segera menghentikan training dan memanggil Rosa untuk bicara lagi. Lely menanyakan kembali mengapa Rosa demikian. Apakah dia masih ragu untuk mulai bekerja? Apakah ada hal-hal yang mengganjal hatinya?</p>
<p>Rupanya Rosa sebenarnya takut dinilai kurang mampu, takut tidak diterima sebagai karyawan, sehingga dia ingin memberikan kesan bahwa dia mampu dan sudah menguasai pekerjaannya. Dalam pekerjaan sebelumnya ternyata dia hanya mengerjakan catatan kasir, bukan laporan keuangan atau pajak.</p>
<p>Salah besar</p>
<p>Rosa salah besar. Berpura-pura tahu bukannya meningkatkan penilaian terhadap dirinya, malah merusak citra dirinya. Lely menilai Rosa telah membohongi perusahaan padahal kemampuannya sangat kurang. Selain itu perkataannya tidak bisa dipegang, berubah-ubah.</p>
<p>Apa boleh buat. Terpaksa Lely menghentikan training tersebut meskipun belum selesai. Lely meminta Rosa untuk mempertimbangkan lagi apakah dia memang sungguh-sungguh mau bekerja di perusahaan ini atau tidak. Akhirnya Rosa dibatalkan sebagai calon karyawan. Rosa telah memulai karirnya secara keliru. Kesempatan yang terbentang di depannya tidak dimanfaatkan dengan baik.</p>
<p>Kalau saja dia bersikap rendah hati dan mau belajar, mungkin ceritanya akan lain. Bukankah dia diberi kesempatan untuk training? Alangkah baiknya kalau dia bisa memanfaatkan training tersebut untuk belajar sebanyak-banyaknya, bertanya sebanyak-banyaknya, menggali ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya dari karyawan lama yang akan keluar tersebut. Tapi ternyata tidak. Lely sangat menyayangkan hal tersebut.</p>
<p>Pengalamannya dengan Rosa membuat Lely lebih bersikap selektif dalam memilih calon karyawan dan tidak bersikap buru-buru lagi. Dia sadar terlalu terburu-buru dalam memilih calon karyawan kali ini karena keterbatasan waktu.</p>
<p>Karyawan lama sudah akan keluar, sedangkan karyawan baru belum ada. Memang pemberitahuan mengenai karyawan yang akan keluar tersebut agak mendadak, sehingga dia tidak punya waktu yang cukup untuk melakukan seleksi karyawan. Tapi kini dia sadar tidak boleh terburu-buru.</p>
<p>Terpaksa dia melakukan seleksi calon karyawan lagi, tapi tidak perlu buru-buru. Mungkin saja posisi keuangan terpaksa dirangkap olehnya selama belum mendapatkan karyawan baru. Apa boleh buat. Daripada salah rekrut. Mulai sekarang, Lely hanya ingin mencari orang yang bisa memulai karirnya secara benar dan profesional. Find the right person! Start it right!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=190&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/30/karyawan-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Si Penebang Pohon</title>
		<link>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/29/kisah-si-penebang-pohon/</link>
		<comments>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/29/kisah-si-penebang-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 06:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rispulsaonline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rispulsaonline.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Si Penebang Pohon &#8220;Kan Shu De Gu Shi&#8221; Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin. Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=189&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah Si Penebang Pohon</p>
<p>&#8220;Kan Shu De Gu Shi&#8221;</p>
<p>Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.</p>
<p>Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.</p>
<p>Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, &#8220;Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu.&#8221;</p>
<p>Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. &#8220;Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku. Bagaimana aku dapat mempertanggungjawab kan hasil kerjaku kepada majikan?&#8221; pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.</p>
<p>Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, &#8220;Kapan terakhir kamu mengasah kapak?&#8221;</p>
<p>&#8220;Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu. Saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga,&#8221; kata si penebang.</p>
<p>&#8220;Nah, di sinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, sesibuk apa pun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal. Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!&#8221; perintah sang majikan.</p>
<p>Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.</p>
<p>&#8220;Xiu Xi Bu Shi Zou Deng Yu Chang De Lu&#8221;</p>
<p>Istirahat bukan berarti berhenti.</p>
<p>&#8220;Er Shi Yao Zou Geng Chang De Lu&#8221;</p>
<p>Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi.</p>
<p>Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru!</p>
<p>Sumber: Kisah Si Penebang Pohon oleh Andrie Wongso</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rispulsaonline.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rispulsaonline.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rispulsaonline.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rispulsaonline.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rispulsaonline.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rispulsaonline.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rispulsaonline.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rispulsaonline.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rispulsaonline.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rispulsaonline.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rispulsaonline.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rispulsaonline.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rispulsaonline.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rispulsaonline.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rispulsaonline.wordpress.com&amp;blog=10056817&amp;post=189&amp;subd=rispulsaonline&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rispulsaonline.wordpress.com/2009/12/29/kisah-si-penebang-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4dc33300152cd9e45af04e685349b1a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rispulsaonline</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
